RSS

Metodologi Penelitian Sistem Informasi

01 Des

Metode penelitian yang tepat dan benar semakin dirasakan urgensinya bagi keberhasilan suatu penelitian. Salah satu hal yang penting dalam setiap penelitian adalah perumusan metodologi penelitian. Melalui metodologi harus dengan jelas tergambar bagaimana penelitian tersebut dilaksanakan yang disusun dan tertata secara sistimatis.

 

Selain itu melalui metodologi juga dapat dilihat bagaimana landasan teori tentang rancangan penelitian (research design), model yang digunakan (didahului dengan rancangan percobaan/penelitian eksperimen) maupun teknik–teknik yang lumrah digunakan dalam pengumpulan, pengolahan dan analisa data. Metode yang digunakan antara lain metode sejarah, metode deskriptif, metode survei (menyelidiki gejala, fakta secara faktual), metode percobaan (eksperimen), metode studi kasus (suatu objek spesifik), metode kooperatif yang menjawab keadaan sebab akibat dengan menganalisis faktor penyebab utama serta studi kepustakaan.

Metode penelitian yang dipilih berhubungan erat dengan prosedur, alat, serta desain penelitian yang digunakan. Desain penelitian harus cocok dengan metode penelitian yang dipilih. Prosedur serta alat (tools) yang digunakan dalam penelitian harus cocok pula dengan metode penelitian yang digunakan.

Metode merupakan bagian dari metodologi. Metodologi itu sendiri berasal dari kata metodos dan logos yang berarti ilmu dari metode. Bila kita melakukan penelitian berarti kita menguraikan cara-cara meneliti disebut juga metodologi. Dalam tahapan-tahapan tersebut ada metode, teknik, dan alat (tools) yang bisa kita gunakan.

Metodologimerupakan suatu formula dalam penerapan penelitian dimana dalam melakukan penelitian tersebut terdapat langkah-langkah dan juga hasil penelitian. Sedangkan metodologi penelitian dalam ilmu komputer/sistem informasi/teknologi informasi merupakan “langkah-langkah/tahapan perencanaan dengan bantuan beberapa metode, teknik, alat (tools) dan dokumentasi dengan tujuan untuk membantu peneliti dalam meminimalkan resiko kegagalan dan menekankan pada proses/sasaran penelitian di bidang CS/IS/IT ”.

Metodologi penelitian merupakan suatu kerangka dan asumsi yang ada dalam melakukan elaborasi penelitian sedangkan metode penelitian memerlukan teknik atau prosedur untuk menganalisa data yang ada. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa metodologi penelitian merupakan langkah-langkah yang ada dalam penelitian sedangkan metode penelitian adalah cara dari setiap langkah yang ada.

Langkah-langkah dalam metodologi penelitian sebaiknya disesuaikan dengan metode, prosedur, tools dan lain sebagainya. Hal ini berguna untuk membantu dalam memecahkan permasalahan yang ada dan juga membantu dalam menangani, mengontrol, dan mengevaluasi suatu proses riset/penelitian.

Metodologi dapat juga disebut sebagai penelitian yang sistematis, penelitian ilmiah, maupun penelitian yang didasarkan pada suatu teori yang ada. Metodologi penelitian bisa berupa pemahaman terhadap metode-metode penelitian dan pemahaman teknikteknik penelitian. Metodologi penelitian tersebut berisi pengetahuan yang mengkaji mengenai metode yang digunakan dalam penelitian.

Metodologi terdiri dari fase-fase dan subfase yang akan membimbing peneliti memilih metode, teknik, prosedur apa yang tepat dan tools apa yang akan digunakan sehingga setiap tahapan penelitian dilakukan dengan tepat. Metodologi juga membantu peneliti untuk merencanakan, me-manage/mengolah, mengontrol, dan mengevalusi setiap kemajuan. Metodologi dapat dikontrol dengan gantt chart. Pengumpulan data yang dikontrol dengan gantt chart, dengan tiga prosedur pengumpulan data seperti metode survei, observasi, dan wawancara dengan menggunakan tools berupa type recorder atau berupa model sistem dengan menggunakan visio.

Suatu metodologi berbeda satu sama lain karena adanya penekanan yang berbeda-beda, misalnya :

• Penekanan terhadap dimensi manusianya

• Penekanan terhadap pendekatan keilmiahannya

• Penekanan terhadap pendekatan yang prakmatis

• Penekanan terhadap pendekatan yang otomatis

 

Berbagai kriteria yang dapat digunakan untuk kesuksesan suatu Sistem Informasi:

• Penggunaan komputer yang dominan

• Dokumentasi yang baik

• Harganya yang paling murah

• Waktu implementasi yang singkat

• Yang mudah beradaptasi

• Penggunaan teknik dan tools yang baik

• Disukai oleh pengguna

 

Ada sekitar 1000 metodologi pengembangan SI6. Metodologi tersebut ada yang mirip satu sama lain, dan ada yang sangat spesifik terhadap suatu organisasi. Berikut adalah beberapa komponen dari metodologi:

• Bagaimana suatu project dipecah kedalam beberapa tahapan ?

• Apa yang dikerjakan pada setiap tahapan ?

• Apa keluaran yang dihasilkan ?

• Kapan setiap tahapan tersebut dikerjakan ?

• Apa batasan yang diterapkan ?

• Siapa yang terlibat ?

• Bagaimana project tersebut dikelola dan di kontrol ?

• Alat pendukung apa yang digunakan ?

 

Disamping itu, suatu metodologi idealnya mengandung unsur “philosopis” berdasarkan teori dan asumsi yang digunakan dalam metodologi tersebut. Metodologi pengembangan SI yang dikomersialkan, umumnya terdiri dari:

• Manuals

• Education and training

• Consultancy support

• CASE tools

• Pro forma documents

• Model building templates , and so on

Sumber : klik disini

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 1 Desember 2015 in Penelitian Sistem Informasi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
ArisRizkyGumara

Selamat Datang ..

mayasari31.com

Pilihan Ku Tanggung Jawab Ku

Herlawati

Looking for Statistics and Information System? Here’s Statistics and System Information for you!

%d blogger menyukai ini: